Rabu, 12 Mei 2010

wi-fi dan 3G apa ya??

Sekarang makin banyak orang yang menggunakan komputer, laptop, HP, PDA sampe gadged terbaru untuk mengakses internet melalui jaringan nirkabel yang menggunakan gelombang radio dalam transmisi data. Dan teknologi yang digunakan pun semakin berkembang dengan pesat. Ya namanya juga teknologi, berkembang terus-menerus sampai dunia lenyap baru teknologi berhenti. Sebenarnya masih banyak contoh teknologi jaringan, namun disini saya akan menjelaskan 2 teknologi saja yaitu, wi-fi dan 3G.

Wireless Fidently atau yang populer kita dengar dengan sebutan Wi-fi yaitu sebutan untuk beberapa standar 802.11 yang dibuat oleh IEEE (Institude of Electrical and Electronis Engineers)dalam transmisi nirkabel. Salah satu standar, yakni 802.11b memungkinkan transmisi data secara nirkabel dengan kecepatan 1 - 11 Mbps sejauh 90m dari accsess point atau hot spot. Kalau dengar kata hot spot, pasti tidak asing lagi buat kita karena hampir di setiap tempat sudah ada hot spot. Di kampus, cafe, Hotel bahkan angkringan (hanya ada di Yogya, red) pun sudah ada hotspot. Cara kerja hotspot sangat sederhana. Hotspot bisa memperoleh akses internet dari DSL, Modem Kabel, LAN dan layanan dial up. Setelah hotspot terkoneksi, maka koneksi tersebut dapat disebarkan (broadcast)secara nirkabel. Salah satu perantinya adalah laptop/notebook/netbook yang sudah dilengkapi dengan wi-fi

3G (Third Generation) adalah teknologi nirkabel berkecepatan tinggi dan tidak membutuhkan access point karena 3G menggunakan sistem ponsel yang telah ada. Kecepatannya transmisi data 300 Kbps. Berfungsi sebagai wi-fi tetapi tidak menggunakan hotspot.

Selasa, 11 Mei 2010


MikroTik RouterOS™, merupakan system operasi Linux base yang diperuntukkan sebagai
network router. Administrasinya bisa dilakukan melalui WinBox dan bisa dinstal ke PC standar. Fasilitas pada mikrotik antara lain sebagai berikut :

1. Protokoll routing RIP, OSPF, BGP.
2. Statefull firewall
3. HotSpot for Plug-and-Play access
4. Remote winbox GUI admin

Langkah-langkah berikut adalah dasar-dasar setup mikrotik yang dikonfigurasikan untuk jaringan sederhana sebagai gateway server.

1. Langkah pertama adalah install Mikrotik RouterOS pada PC atau pasang DOM.
2. Login Pada Mikrotik Routers melalui console :
MikroTik v2.9.7
Login: admin Password:
Sampai langkah ini kita sudah bisa masuk pada mesin Mikrotik. User default adalah admin
dan tanpa password, tinggal ketik admin kemudian tekan tombol enter.

3. Untuk keamanan ganti password default
[admin@Mikrotik] > password old
password: *****
new password: *****
retype new password: *****
[admin@ Mikrotik]] >

4. Mengganti nama Mikrotik Router, pada langkah ini nama server akan diganti menjadi "Cicil”
[admin@Mikrotik] > system identity set name=Cicil
[admin@Cicil] >

5. Melihat interface pada Mikrotik Router
[admin@Mikrotik] > interface print Flags: X - disabled, D - dynamic, R - running # NAME TYPE RX-RATE TX-RATE MTU 0 R ether1 ether 0 0 1500 1 R ether2 ether 0 0 1500
[admin@Mikrotik] >

6. Memberikan IP address pada interface Mikrotik. Misalkan ether1 akan kita gunakan untuk
koneksi ke Internet dengan IP 192.168.0.1 dan ether2 akan kita gunakan untuk network local kita dengan IP 172.16.0.1
[admin@cicil] > ip address add address=192.168.0.1 netmask=255.255.255.0 interfac e=ether1
[admin@cicil] > ip address add address=172.16.0.1 netmask=255.255.255.0 interfac e=ether2

7. Melihat konfigurasi IP address yang sudah kita berikan
[admin@cicil] >ip address print Flags: X - disabled, I - invalid, D - dynamic # ADDRESS NETWORK BROADCAST INTERFACE 0 192.168.0.1/24 192.168.0.0 192.168.0.63 ether1 1 172.16.0.1/24 172.16.0.0 172.16.0.255 ether2
[admin@cicil] >

8. Memberikan default Gateway, diasumsikan gateway untuk koneksi internet adalah 192.168.0.254
[admin@cicil] > /ip route add gateway=192.168.0.254

9. Melihat Tabel routing pada Mikrotik Routers
[admin@cicil] > ip route print Flags: X - disabled, A - active, D - dynamic, C - connect, S - static, r - rip, b - bgp, o - ospf # DST-ADDRESS PREFSRC G GATEWAY DISTANCE INTERFACE 0 ADC 172.16.0.0/24 172.16.0.1 ether2 1 ADC 192.168.0.0/26 192.168.0.1 ether1 2 A S 0.0.0.0/0 r 192.168.0.254 ether1
[admin@cicil] >

10. Tes Ping ke Gateway untuk memastikan konfigurasi sudah benar
[admin@cicil] > ping 192.168.0.254 192.168.0.254 64 byte ping: ttl=64 time<1> 192.168.0.254 64 byte ping: ttl=64 time<1> 2 packets transmitted, 2 packets received, 0% packet loss round-trip min/avg/max = 0/0.0/0 ms
[admin@cicil] >

11. Setup DNS pada Mikrotik Routers
[admin@cicil] > ip dns set primary-dns=192.168.0.10 allow-remoterequests=no
[admin@cicil] > ip dns set secondary-dns=192.168.0.11 allow-remoterequests=no

12. Melihat konfigurasi DNS
[admin@cicil] > ip dns print primary-dns: 192.168.0.10 secondary-dns: 192.168.0.11 allow-remote-requests: no cache-size: 2048KiB cache-max-ttl: 1w cache-used: 16KiB
[admin@cicil] >

13. Tes untuk akses domain, misalnya dengan ping nama domain
[admin@cicil] > ping yahoo.com 216.109.112.135 64 byte ping: ttl=48 time=250 ms 10 packets transmitted, 10 packets received, 0% packet loss round-trip min/avg/max = 571/571.0/571 ms
[admin@cicil] >
Jika sudah berhasil reply berarti seting DNS sudah benar.

14. Setup Masquerading, Jika Mikrotik akan kita pergunakan sebagai gateway server maka agar client computer pada network dapat terkoneksi ke internet perlu kita masquerading.
[admin@cicil] > ip firewall nat add action=masquerade outinterface= ether1 chain: srcnat
[admin@cicil] >

15. Melihat konfigurasi Masquerading
[admin@cicil] ip firewall nat print Flags: X - disabled, I - invalid, D - dynamic 0 chain=srcnat out-interface=ether1 action=masquerade [admin@cicil] >

Jika kita menginginkan client mendapatkan IP address secara otomatis maka perlu kita setup
dhcp server pada Mikrotik. Berikut langkah-langkahnya :

1.Buat IP address pool
/ip pool add name=dhcp-pool ranges=172.16.0.10-172.16.0.20

2. Tambahkan DHCP Network dan gatewaynya yang akan didistribusikan ke client Pada contoh ini networknya adalah 172.16.0.0/24 dan gatewaynya 172.16.0.1
/ip dhcp-server network add address=172.16.0.0/24 gateway=172.16.0.1

3. Tambahkan DHCP Server ( pada contoh ini dhcp diterapkan pada interface ether2 )
/ip dhcp-server add interface=ether2 address-pool=dhcp-pool

4. Lihat status DHCP server
[admin@cicil] > ip dhcp-server print Flags: X - disabled, I - invalid # NAME INTERFACE RELAY ADDRESS-POOL LEASE-TIME ADD-ARP 0 X dhcp1 ether2
Tanda X menyatakan bahwa DHCP server belum enable maka perlu dienablekan terlebih
dahulu pada langkah 5.

5. Jangan Lupa dibuat enable dulu dhcp servernya
/ip dhcp-server enable 0
kemudian cek kembali dhcp-server seperti langkah 4, jika tanda X sudah tidak ada berarti
sudah aktif.

6. Tes Dari client

;;